Ha Young Tulis Surat Minta Maaf atas Kontroversi Keluarga Pro-Jepang
Ha Young kini secara langsung buka suara dan meminta maaf atas kontroversi riwayat keluarganya. Ia meminta maaf karena memuji anggota keluarganya tanpa mengetahui fakta yang sesungguhnya mengenai mereka.
Permintaan maaf itu diberikan setelah terungkap fakta bahwa kakek buyut Ha Young, Ahn Sang-ho, merupakan pro-Jepang bahkan tercatat sebagai anggota dewan organisasi pro-Jepang pada 1916.
"Selama ini, saya hanya mengetahui kehidupan kakek buyut saya secara sepenggal-sepenggal berdasarkan cerita yang diturunkan dalam keluarga," tulis Ha Young dalam surat tulisan tangan yang diunggah di Instagram, Rabu (12/8).
"Sungguh memalukan, saya sempat membicarakannya di berbagai kesempatan seolah-olah beliau adalah sosok kebanggaan keluarga, padahal sebenarnya saya tidak mengetahui fakta yang sesungguhnya."
"Saya sangat menyesal karena sempat membicarakan sejarah keluarga saya dengan begitu enteng tanpa memahami secara benar sejarah kelam negara kita di masa penjajahan Jepang," tulisnya.
Tak hanya itu, ia juga meminta maaf karena agensinya, Bistus Entertainment, sempat menerbitkan bantahan tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu.
Hanya selang sehari, agensi Ha Young kembali mengeluarkan pernyataan resmi berisikan permintaan maaf karena membantah fakta bahwa kakek buyut Ha Young adalah pro-Jepang.
"Saya mengakui bahwa kelalaian saya lah yang menyebabkan pernyataan keliru tersebut disampaikan tanpa verifikasi yang memadai. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kebingungan dan luka yang ditimbulkan akibat hal ini," tulisnya.
"Saya menyadari bahwa ketidaktahuan saya mengenai hal-hal tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan atau memandang remeh sejarah itu."
"Saya menerima kesalahan tersebut dengan hati yang berat dan, sebagai keturunannya, saya menyampaikan permintaan maaf yang tulus," bunyi permintaan maaf Ha Young.
Kontroversi latar belakang keluarga Ha Young ini mencuat setelah ia tampil dalam Problem Child in House, acara bincang-bincang KBS pada 7 Agustus.
Dalam acara tersebut, seperti diberitakan Korea Times pada Selasa (11/8), aktris yang begitu dikenal dalam The Trauma Code: Heroes on Call tersebut dengan bangga membeberkan latar belakang keluarganya di bidang medis.
Dalam acara tersebut, ia menceritakan bahwa kakek buyutnya menempuh pendidikan kedokteran Barat di Jepang, mendirikan klinik medis Barat swasta pertama di Seoul, serta pernah mengobati Kaisar Gojong (1852-1919).
Warganet dengan cepat mengidentifikasi sosok kakek buyutnya sebagai Ahn Sang-ho yang merupakan orang Korea pertama dengan lisensi medis Jepang pada 1902. Dari situ, mereka menyoroti aktivitas buyut Ha Young yang ternyata pro-Jepang.
Menurut artikel publikasi Desember 1918 di Maeil Sinbo, surat kabar resmi pemerintah kolonial Jepang di Korea, Ahn Sang-ho dikutip mengatakan bahwa keluarganya telah "berasimilasi sepenuhnya."
Lanjut ke sebelah...