Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan Awal Kematian Hayden Panettiere

CNN Indonesia
Selasa, 18 Agu 2026 14:00 WIB
Polisi buka suara mengenai hasil penyelidikan awal kematian Hayden Panettiere pada Minggu (16/8). (Getty Images via AFP/Dimitrios Kambouris)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi buka suara mengenai kematian Hayden Panettiere. Dalam hasil penyelidikan awal, mereka menyatakan tidak ada tindak kejahatan sebelum sang aktris meninggal dunia pada Minggu (16/8).

Juru bicara kepolisian Greenville, seperti diberitakan People pada Senin (17/8), menyatakan tidak akan merilis rincian lebih lanjut untuk saat ini.

"Kasus ini sedang diselidiki oleh Departemen Kepolisian Greenville bekerja sama dengan Kantor Koroner Greenville County," kata mereka.

"Penyelidikan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda tindak kejahatan atau keadaan yang mencurigakan. Panggilan darurat 911 dilakukan oleh seorang kenalan Ms. Panettiere."

Mereka kemudian mengungkapkan awal mula penyelidikan dimulai.

Sekitar pukul 13.50 waktu setempat pada 16 Agustus, polisi di Greenville, South Carolina, dan petugas layanan medis darurat (EMS) menanggapi laporan tentang seorang "perempuan yang tidak sadarkan diri."

[Gambas:Video CNN]

"Setibanya di lokasi, bantuan medis segera diberikan; namun, individu tersebut-yang kemudian diidentifikasi sebagai Hayden Panettiere-dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian," ujar juru bicara tersebut.

Perwakilan Hayden Panettiere mengonfirmasi artisnya meninggal pada 16 Agustus dengan menyampaikan pernyataan atas nama ayah sang aktris, Alan Panettiere.

"Dengan rasa duka yang mendalam, kami mengabarkan kepergian tragis Hayden tercinta," bunyi pernyataan resmi tersebut.

"Dia adalah sosok yang luar biasa dan penuh semangat, yang membawa cinta serta kebahagiaan tak terhingga bagi semua orang yang mengenalnya-dan bagi jutaan orang yang menyaksikan penampilannya di layar kaca," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Karier akting profesional Panettiere dimulai pada 1994 saat ia berperan dalam sinetron One Life to Live.

Ia kemudian membintangi berbagai acara dan film sebagai bintang cilik sebelum mendapatkan peran penting dalam serial Heroes sebagai seorang pemandu sorak yang memiliki kemampuan memulihkan diri sendiri.

Hayden Panettiere juga menjadi pemandu sorak dalam film Bring It On: All or Nothing pada 2006.

Dari tahun 2012 hingga 2018, Panettiere beradu akting dengan Connie Britton dalam keenam musim serial drama, Nashville.

Setelah berakhirnya serial Heroes pada 2010, Panettiere membintangi Scream 4 (2011), dan kemudian kembali memerankan karakter favorit penggemar tersebut dalam Scream 6 yang dirilis pada 2023.

Awal tahun ini, Hayden Panettiere merilis memoar This Is Me: A Reckoning yang mengisahkan perjuangannya tumbuh besar di bawah sorotan publik, pergulatan pribadi melawan kecanduan, dan banyak hal lainnya.

"Anda mungkin akan sedikit tertawa atau menangis, namun yang terpenting, semoga Anda merasa terinspirasi setelah menyelesaikannya. Saya telah banyak berkembang berkat berbagai pengalaman hidup saya," ujarnya kepada People pada 2024 menjelang peluncuran buku tersebut.

"Saya berharap kesempatan untuk mengisahkan perjalanan itu secara lebih mendalam dapat memberikan sedikit penghiburan bagi mereka yang menghadapi tantangan serupa. Saya sungguh bersyukur atas setiap pelajaran yang saya terima dan atas sosok wanita seperti diri saya saat ini."

Hayden Panettiere meninggalkan seorang putri berusia 11 tahun bernama Kaya dari mantan tunangannya, Wladimir Klitschko.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK