Agensi Bantah Tuduhan Hong Min-gi Lakukan Kekerasan ke Pacar

CNN Indonesia
Rabu, 19 Agu 2026 19:00 WIB
Aktor Korea Hong Min-gi.
Fable Company selaku agensi merilis bantahan terkait tuduhan Hong Min-gi lakukan kekerasan ke pacar. (Tangkapan layar Instagram @fable__company)

Berikut pernyataan resmi Fable Company soal Hong Min-gi dan mantan pacar.

"Halo, kami dari Fable Company. Pertama-tama, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya karena telah menimbulkan kekhawatiran bagi banyak pihak terkait aktor kami, Hong Min-gi (selanjutnya disebut sebagai Aktor).

Karena permasalahan ini bersumber dari hubungan pribadi, Aktor selama ini telah berusaha semaksimal mungkin untuk menahan diri dari memberikan tanggapan terbuka maupun mengambil langkah hukum, dengan harapan dapat menyelesaikan masalah ini secara damai dengan pihak sebelah (selanjutnya disebut Nona A).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, hari ini (19 Agustus), Nona A secara terbuka mengunggah surat somasi (certification of contents) yang ia kirimkan kepada Aktor beserta unggahan terkait di akun media sosial pribadinya.

Materi-materi tersebut memuat banyak klaim yang berbeda dari fakta yang kami ketahui, dan saat ini menyebar dengan cepat melalui media serta komunitas daring.

Oleh karena itu, guna mencegah kesalahpahaman dan kerugian lebih lanjut, kami bersama Aktor ingin menyampaikan fakta-fakta yang telah terkonfirmasi.

Nona A dan Aktor mulai menjalin hubungan asmara sekitar bulan April 2026. Namun, selama berpacaran, Aktor mendapati bahwa Nona A terus-menerus berhubungan dengan mantan kekasihnya.

Melalui surat dan pesan instan pribadi, Nona A mengakui bahwa ia telah menemui pria lain saat masih berpacaran dengan Aktor.

Ia juga berulang kali meminta maaf dan mengakui kesalahannya dengan menyatakan, "Ketika memikirkan rasa sakit yang aku sebabkan untukmu, aku tahu aku bahkan tidak berhak mendekatimu seperti ini. Aku benar-benar minta maaf, tanpa alasan apa pun."

Meskipun demikian, Aktor menilai bahwa rasa saling percaya di antara mereka telah rusak dan tidak dapat diperbaiki lagi, sehingga ia secara tegas dan berulang kali menyatakan tidak berniat untuk melanjutkan hubungan asmara tersebut.

Meskipun demikian, Nona A terus menghubungi Aktor dan menuntut untuk bertemu kembali. Ia berulang kali melakukan kontak sepihak dan upaya pendekatan yang tidak diinginkan oleh Aktor, seperti sering mendatangi kediaman Aktor, bahkan sampai mendatangi rumah keluarga Aktor.

Situasi ini terus berlanjut hingga baru-baru ini. Bahkan hari ini sekitar pukul 01.00 dini hari, Nona A datang ke kediaman Aktor, membunyikan bel pintu, dan menggedor pintu hingga pukul 04.00 pagi.

Berdasarkan rekaman CCTV yang telah kami amankan, terkonfirmasi pula bahwa Nona A melakukan tindakan tidak rasional, seperti menempelkan stiker pada bagian kamera CCTV di depan pintu agar tidak dapat merekam, lalu menendang pintu depan tersebut.

Selain itu, Nona A memanfaatkan fakta bahwa penilaian publik dan citra diri sangat penting bagi Aktor. Ia terus-menerus menekan Aktor dengan memberi isyarat akan menyebarkan informasi palsu kepada pihak ketiga.

Ia juga tidak ragu mengatakan hal-hal seperti, "Kebenaran atau apa pun itu, aku cuma akan mengajukan gugatan; begitu aku gugat, kamu akan hancur," "Kamu punya banyak hal untuk dipertaruhkan," "Bahkan kalau (kamu) tidak pernah memaki, kebenaran itu tidak penting," dan, "Begitu masuk persidangan, kamu tidak akan bisa berbuat apa-apa."

Ketika Aktor tetap menolak untuk bertemu, Nona A akhirnya mengirimkan surat somasi yang memuat klaim-klaim tidak benar.

Hari ini, ia melangkah lebih jauh dengan mengunggah surat somasi tersebut ke media sosial, beserta tuduhan-tuduhan provokatif dan palsu, seperti penganiayaan terhadap anjing peliharaannya dan pembohongan terhadap penggemar melalui hubungan asmaranya, yang pada akhirnya merusak reputasi Aktor secara serius.

Perusahaan kami akan berupaya semaksimal mungkin, melalui bukti-bukti objektif dan prosedur hukum yang berlaku, untuk memastikan bahwa fakta-fakta terungkap secara jelas.

Terkait tindakan kontak dan pendekatan berulang yang dilakukan di luar kehendak Aktor, kami berencana untuk mengambil langkah hukum berdasarkan Undang-Undang Anti-Penguntitan.

Terhadap tindakan yang merusak reputasi Aktor dengan mengungkapkan dan menyebarkan informasi palsu, kami berencana mengambil seluruh tindakan hukum perdata maupun pidana yang diperlukan, termasuk atas tuduhan pencemaran nama baik.

Terakhir, kami memohon dengan hormat agar masyarakat dapat menahan diri dari spekulasi tanpa dasar mengenai hal-hal yang belum terkonfirmasi, serta tidak membesar-besarkan atau menyebarkan kembali konten yang berbeda dari fakta sebenarnya. Terima kasih."

(chri)

HALAMAN:
1 2