Kronologi Ribut Kelly Clarkson vs Toko di NY gegara Pajangan Burung
Kelly Clarkson menarik perhatian netizen beberapa hari terakhir imbas perseteruan panasnya dengan toko barang-barang unik Art of Play di Brooklyn, New York.
Ketegangan ini dipicu oleh perkara pajangan burung mekanik bernyanyi seharga US$15 ribu atau sekitar Rp269,3 juta (US$1=Rp17.956,09) yang berujung pada saling sindir secara terbuka di media sosial.
People pada Rabu (14/10) memberitakan insiden bermula saat pelantun Breakaway itu berkunjung ke Art of Play dan merasa dapat perlakuan tidak menyenangkan. Ia menuding penjaga toko menatapnya seolah tak mampu membeli barang mahal.
Clarkson bahkan secara terang-terangan menyamakan pengalaman pahitnya itu dengan adegan ikonis karakter Julia Roberts yang direndahkan oleh pramuniaga dalam film klasik Pretty Woman.
Lewat akun X miliknya pada 10 Oktober lalu, Clarkson menumpahkan kekesalannya kepada publik.
"Jauh-jauh nyetir ke Brooklyn buat cek toko yang saya pikir sangat keren dan punya beberapa barang untuk dibeli, tapi secara harfiah saya ditatap seolah-olah tidak mampu membelinya dan dibilang dia bisa mencarikan barang yang setara buat saya," tulisnya.
Ia kemudian menambahkan kalimat menohok, "Wow, bung. Kamu begitu idiot dan baru saja kehilangan penjualan besar."
Seorang sumber terdekat sempat menyebut bahwa Clarkson yang biasanya sangat menjaga privasi sampai tak bisa menahan amarahnya akibat insiden tersebut.
Respons Art of Play
Tak tinggal diam, pihak Art of Play angkat suara sehari setelahnya. Pada 11 Oktober, mereka menyatakan kejadian tersebut murni kesalahpahaman.
Toko tersebut mengklaim bahwa burung mekanik bernama Molly yang ditaksir Clarkson sebenarnya tidak untuk dijual karena menempel permanen di dinding sebagai properti pertunjukan sulap toko.
Pihak toko juga mengaku terkejut karena bisnis kecil mereka mendadak diserang oleh jutaan pengikut sang artis hanya karena satu cuitan.
Kelly Clarkson makin berang
Klarifikasi itu rupanya justru makin memantik emosi Clarkson. Jawara American Idol ini tak segan menyebut pihak toko sebagai pembohong lewat unggahan sarkastis di Instagram Stories.
Ia membeberkan secara detail percakapan bernada merendahkan yang ia terima di lokasi.
"Keren, keren. Tentu, itu tidak dijual. Itu narasi yang mau dipakai Art of Play. Jadi obrolan kita saat saya tanya apa itu dijual sambil menunjuk label harga di dinding bertuliskan Singing Bird itu tidak pernah terjadi," tuturnya.
"Saat Anda menatap saya dari atas ke bawah lalu bilang dengan nada merendahkan, 'Ya, itu dijual tapi harganya US$15 ribu, jadi kalau Anda mau saya carikan yang setara, saya bisa'. Itu semua tak pernah terjadi dan sekarang dibilang tidak dijual," cecarnya.
Pembelaan toko
Polemik ini memaksa Art of Play merilis tanggapan lanjutan untuk menjernihkan suasana. Mereka berdalih bahwa meski Molly tak dijual, ada karya serupa di Seattle yang bersedia dijual oleh sang seniman seharga US$15 ribu, dan hal ini sudah dijelaskan kepada Clarkson.
Mereka juga mengaku sempat menawarkan burung versi lain seharga US$2 ribu, tapi sang penyanyi keburu pergi.
Berdasarkan rekaman video dari jurnalis independen Pablo Torre, Clarkson tercatat hanya berada di dalam toko selama sekitar 4 menit 50 detik.
Lihat Juga : |
Pemilik toko muncul
Menanggapi keriuhan yang terus bergulir liar, salah satu pemilik Art of Play, Adam Rubin, akhirnya muncul untuk blak-blakan. Ia menyebut rentetan kejadian ini sebagai kesalahpahaman yang sama sekali tidak masuk akal.
Rubin mengaku bisa memaklumi jika seseorang sedang mengalami hari yang buruk, namun situasinya berubah menjadi masalah ketika Clarkson memakai nama besarnya untuk menyerang reputasi tokonya.
Menariknya, akibat polemik dan tingginya permintaan publik yang mendadak penasaran dengan burung tersebut, Rubin berseloroh bahwa harganya kini meroket tajam.
"Kami menaikkan harganya karena tingginya permintaan," ungkap Rubin.
"Sekarang harganya jadi US$15 juta [sekitar Rp230 miliar]."
Meski begitu, ia menegaskan bahwa Clarkson tetap dipersilakan mampir kapan saja ke tokonya jika ingin kembali.
(chri)