OBITUARI

Yadi Timo, Ikon Ayah Nayla hingga Penculik di Petualangan Sherina

CNN Indonesia
Jumat, 16 Okt 2026 11:40 WIB
Yadi Timo merupakan aktor yang mewarnai panggung seni peran Indonesia sejak 1996 termasuk di Petualangan Sherina dan Buku Harian Nayla. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktor Yadi Timo meninggal dunia hari ini, Jumat (16/10). Pria yang memiliki nama lengkap Yadi Djoerica Marton Timo tersebut mengembuskan napas terakhirnya pada usia 66 tahun.

Kabar duka itu diungkapkan penulis naskah Joko Nugroho melalui unggahan di media sosial. Namun, belum ada informasi pasti dan mendetail mengenai penyebab kepergian sang aktor.

"RIP YADI TIMO. Subuh baru saja beranjak, hari baru saja dimulai. Terhenyak membaca khabar, satu teman baik pergi," tulis Joko di Instagram pada Jumat (16/10).

Yadi Timo merupakan aktor kelahiran Bogor, Jawa Barat pada 12 Februari 1960. Ia telah mewarnai panggung seni peran Indonesia dan terus aktif berkarya sejak 1996 silam.

Salah satu penampilan paling ikonis terutama bagi generasi 2000-an adalah saat ia memerankan karakter Mastur, sang penculik di film legendaris Petualangan Sherina.

Ia juga begitu dikenal sebagai Rohali atau Ali yang merupakan seorang ayah dari Nayla (Chelsea Olivia) dalam sinetron Buku Harian Nayla saat pertama kali tayang di televisi pada 2006.

[Gambas:Video CNN]

Kapasitas aktingnya yang mumpuni tak lepas dari latar belakang pendidikannya sebagai alumnus Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Sebelum memantapkan diri belajar kesenian di IKJ, aktor lulusan SMAS Al-Hikmah Cibatu ini tercatat pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung, meski akhirnya ia memilih mengundurkan diri.

Selepas meledaknya Petualangan Sherina, Yadi terus konsisten menghiasi layar lebar lewat sederet judul seperti Petualangan 100 Jam, Rindu Kami PadaMu, hingga Brownies pada 2004.

Setahun berselang, ia turut mengambil bagian sebagai sopir truk dalam film Banyu Biru, dan belakangan sempat comeback ke bioskop lewat perannya sebagai Pak Broto di film Marley pada 2022.

Di luar layar perak, wajah khas Yadi Timo justru jauh lebih familier bagi para pemirsa televisi lewat sepak terjangnya di puluhan judul sinetron laris.

Pada periode 2019 hingga 2022 saja, ia nyaris tak pernah absen membintangi sinetron kejar tayang, mulai dari Orang Ketiga, Buku Harian Seorang Istri, Dewi Rindu, hingga Karena Aku Sayang.

Eksistensinya di layar kaca terus berlanjut saat ia bergabung dalam jajaran pemain sinetron hit Ikatan Cinta sebagai Amran pada 2023.

Jejak karya terakhir sang aktor sebelum meninggal dunia terekam lewat perannya sebagai karakter Kusno Hermansyah dalam sinetron Ketika Cinta Memanggilmu yang mengudara pada 2025.

Kini, sang aktor bertalenta itu telah tiada. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana pemakaman Yadi Timo.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK