Ria Ricis Cerita Kondisi Karhutla di Maluku: Itu Nyata

CNN Indonesia
Selasa, 20 Okt 2026 12:30 WIB
Ria Ricis menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Maluku. (Screenshot dari Instagram @riaricis1795 )
Jakarta, CNN Indonesia --

Ria Ricis menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Maluku. Ia mengaku sempat melihat langsung area hutan yang terbakar saat melakukan perjalanan ke wilayah tersebut.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengawasi perkembangan karhutla dan menunjukkan kepedulian dengan mengirimkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak.

"Kemarin waktu aku trip ke Maluku, aku pernah posting videonya juga di Insta Story, ada beberapa juga hutan yang memang dibakar dan emang kelihatan kok ada yang jagain juga, dan itu emang jelas dan aku juga sempat ngerekam," kata Ria Ricis seperti diberitakan detikHot pada Selasa (20/10).

"Jadi memang untuk teman-teman di luar sana karhutla itu memang nyata adanya, memang benar adanya, bukan, bukan semata-mata postingan sosial media doang, enggak. Dan memang itu nyata," tegasnya.

"Kita bisa sama-sama bantu banyak-banyak berdoa, kirim banyak bantuan, dan semoga hujan cepat turun, kita harus banyak-banyak berdoa dan kirimkan bantuan sebisa dan semampu kita," tuturnya.

Kekhawatiran Ria Ricis terhadap karhutla juga muncul di tengah kabar kabut asap yang disebut mengarah ke Jakarta. Kondisi tersebut berpotensi berdampak pada kualitas udara dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak serta kelompok rentan.

"Kalau khawatir, jelas khawatir banget. Tentu bukan cuman kita doang yang khawatir, pasti teman-teman di luar sana juga," pungkasnya.

Berdasarkan Dashboard Informasi Penanganan Karhutla milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (19/10), masih terdapat 10.934 titik panas dan 236 titik api karhutla di enam provinsi Indonesia.

Enam provinsi ini terdiri dari Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Sementara itu, sejumlah wilayah Indonesia masih dibekap asap karhutla. Berdasarkan pantauan BMKG melalui citra satelit Himawari pukul 08.00 WIB pada Senin (19/10), indikasi sebaran asap kini bergerak ke arah barat laut hingga timur laut.

Sebaran kabut asap akibat karhutla masih berada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, jambi, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, dan Lampung.

Berikutnya, asap juga terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Terakhir, asap imbas karhutla juga terlihat bergerak di wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

(van/end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK