Russell Brand Divonis Bersalah atas Pemerkosaan dan Pelecehan

CNN Indonesia
Jumat, 06 Nov 2026 09:20 WIB
Russell Brand divonis bersalah atas tiga dakwaan kekerasan seksual dan satu dakwaan pemerkosaan hingga langsung dijebloskan ke penjara. (REUTERS/Toby Melville)
Jakarta, CNN Indonesia --

Russell Brand resmi dinyatakan bersalah atas tiga dakwaan kekerasan seksual dan satu dakwaan pemerkosaan dalam sidang putusan yang digelar di London pada Kamis (5/11) waktu setempat.

Namun, seperti diberitakan Variety, dewan juri membebaskannya dari dua tuduhan pemerkosaan lain serta satu dakwaan percobaan tindakan asusila.

Mengingat beratnya vonis tersebut, Hakim Bennathan langsung menolak permohonan perpanjangan masa penangguhan penahanan Brand. Ia memastikan sang mantan komedian akan dijebloskan ke sel tahanan dalam waktu lama.

"Anda telah dinyatakan bersalah atas sejumlah tindak pidana, termasuk salah satunya pemerkosaan," urai Hakim Bennathan di persidangan.

"Pandangan saya saat ini adalah saya harus menahan Anda, apalagi godaan untuk menghindari kembali ke pengadilan demi menerima hukuman tersebut pasti akan sangat besar."

Setelah sempat memberi jeda 20 menit untuk tim kuasa hukum merespons, pengadilan pada akhirnya resmi menahan Brand hingga sidang pembacaan vonis yang dijadwalkan bergulir pada Senin (9/11).

[Gambas:Video CNN]

Melansir laporan Sky News, Brand sebenarnya sama sekali tak menunjukkan emosi atau reaksi berarti saat putusan dibacakan. Istrinya, Laura Gallacher, justru terlihat langsung bergegas meninggalkan ruang sidang saat suaminya digiring petugas.

Di sela-sela langkahnya menuju sel tahanan, Brand dilaporkan masih sempat menoleh ke arah pengacaranya. Ia memberikan isyarat dari mulutnya sambil bergumam, "Saya tidak apa-apa," dan "Saya baik-baik saja," seraya mengacungkan jempol tangannya.

Merujuk pada sistem peradilan pidana di Inggris, terpidana kasus pemerkosaan bisa diganjar hukuman hingga 19 tahun bui, atau bahkan pidana penjara seumur hidup bergantung pada tingkat keparahannya.

Sementara itu, untuk tindak kekerasan seksual, ancaman hukuman maksimalnya mencapai 10 tahun penjara.

Putusan bersalah ini dicapai dewan juri setelah berunding selama tiga hari menyusul rangkaian persidangan yang sudah bergulir tiga pekan.

Kasus ini menyeret Brand atas tuduhan memerkosa tiga perempuan di berbagai lokasi pada rentang waktu 1999 hingga 2009. Ia juga sempat dituduh melakukan pelecehan seksual di kantor MTV Inggris pada 2001 silam.

Belum usai perkara ini, pihak kepolisian kini juga dikabarkan sedang mengusut laporan dugaan pemerkosaan baru dari dua perempuan lainnya.

Kehancuran kekaisaran media Brand sendiri mulai terendus luas ke publik pada 2023 lalu. Laporan investigasi gabungan The Sunday Times dan serial dokumenter Channel 4 bertajuk Dispatches secara gamblang menelanjangi dugaan perilaku predatornya setelah lima perempuan buka suara atas tindak pelecehan yang mereka alami.

Skandal kelam ini praktis mengubur rekam jejak panjangnya di industri hiburan.

Nama Brand sebelumnya meroket sebagai presenter televisi Inggris, lalu sempat moncer menembus pasar Hollywood lewat deretan komedi seperti Forgetting Sarah Marshall, Get Him to the Greek, Rock of Ages, hingga mengisi suara karakter Dr Nefario di waralaba Despicable Me.

Belakangan, ia memang sudah menepi dari dunia akting dan lebih sibuk membesarkan namanya sebagai komentator politik lewat jaringan podcast dan kanal YouTube pribadinya.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK