Pesawat-pesawat Rusia itu terdeteksi terbang di atas Selat, selatan Inggris, pada Rabu (28/1) dan Typhoon yang diluncurkan dari Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) yang berbasis di Lossiemouth di Skotlandia dan Coningsby di Inggris timur, kata Kementerian Pertahanan.
"Pesawat-pesawat Rusia dikawal oleh RAF sampai mereka keluar dari wilayah Inggris. Dalam waktu yang sangat singkat setelah pesawat Rusia masuk ke wilayah Inggris," kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Elizabeth Quintana, seorang peneliti senior di lembaga think-tank pertahanan Royal United Services Institute mengatakan, insiden pada Rabu itu tidak biasa dan bisa dikaitkan dengan dimulainya penyelidikan terhadap kematian kritikus Kremlin dan mantan mata-mata KGB Alexander Litvinenko sembilan tahun yang lalu di London.
"Biasanya pesawat Bear Rusia datang melewati Norwegia dan ke bawah Laut Utara,” katanya kepada surat kabar Daily Mail.
“Penerbangan setiap pesawat militer di atau dekat wilayah udara negara lain bisa memberikan sinyal ketidaksenangan atau yang terburuk, agresi,” kata Quintana. (stu)