Putin: Rusia Paling Berkorban dalam Melawan Nazi

Ike Agestu, CNN Indonesia | Jumat, 30/01/2015 15:36 WIB
Putin: Rusia Paling Berkorban dalam Melawan Nazi Putin menekankan pentingnya menjaga kebenaran terkait Perang Dunia II. (Reuters/RIA Novosti/Mikhail Klimentyev)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa rakyat Rusia melakukan pengorbanan terbesar untuk melawan Nazi.

“Tentu saja, rakyat Rusia adalah yang paling menderita dalam peperangan melawan Nazi. Tujuh puluh persen dari Tentara Merah adalah orang Rusia. Rakyat Rusia melakukan pengorbanan terbesar untuk kemenangan (melawan Nazi),” kata Putin pada Selasa (27/1) lalu dalam peringatan Holocaust.

Dilansir Sputnik, Putin mengatakan bahwa lebih dari 500 ribu orang Yahudi menjadi pasukan Tentara Merah, sebuah kontribusi yang signifikan bagi kemenangan melawan Nazi.


President Rusia itu juga mengatakan sangat penting untuk mengingat bahwa banyak negara juga memberikan sumbangan besar dalam perang melawan Nazi pada Perang Dunia II.

Sebelumnya, Putin juga mengatakan bahwa percobaan untuk mengurangi atau melupakan kontribusi Rusia dalam perlawanan terhadap Nazi bisa diartikan sebagai sanjungan terhadap Nazi.

Ia menekankan pentingnya mempertahankan kebenaran terkait peristiwa dalam Perang Dunia II agar tragedi serupa tak terulang di masa depan.

Pertengahan Januari lalu, Reuters memberitakan bahwa Putin tidak diundang dalam acara peringatan Holocaust di mana para pemimpin dunia berkumpul di bekas kamp konsentrasi Auschwitz,  disebabkan isu di Ukraina timur yang membuat hubungan Rusia dan negara-negara Barat lain memburuk.

Minggu lalu, Duta Besar Rusia di PBB, Vitaly Churkin,  juga menuduh Polandia berusaha mengubah fakta sejarah Perang Dunia II. Polandia, menurut Churkin menyebut bahwa tentara Ukraina adalah yang pertama membebaskan para tahanan di kamp Auschwitz, padahal nyatanya tentara Ukraina adalah bagian dari Tentara Merah Uni Soviet. (stu)