Dilansir pertama kali oleh Washington Post, Jihadi John aslinya bernama Mohammed Emwazi, pria asal London yang dibesarkan oleh keluarga kelas menengah.
Pemerintah Inggris mengeluarkan rilis yang menghubungkan Emwazi dengan militan asal Inggris lain yang terbunuh dalam serangan drone AS di Somalia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berjawi terluka dalam serangan udara terhadap basis Al Shabaab pada 2011 lalu. Pada tahun yang sama, pemerintah Inggris mencabut kewarganegaraan Inggris-nya. Pejabat Inggris menolak mengomentari kasus ini.
Pada Januari 2012, Berjawi tewas dalam serangan pesawat tanpa awak AS di luar Mogadishu.
Menurut sebuah artikel biografi yang diterbitkan pada 2013 oleh Pusat Pemberantasan Terorisme, unit penelitian yang berafiliasi dengan Akademi Militer AS di West Point, New York, Berjawi adalah pria Inggris yang lahir di Beirut pada September 1984, yang dibawa orangtuanya ke Inggris saat ia masih anak-anak.
Artikel itu mengatakan Berjawi pergi ke Somalia sebelum al-Shabaab resmi dibuat dan kemudian “naik melalui jajaran al-Shabaab dan sel tempur asing yang terkait dengan al-Qaidah”. Ia kemudian dilaporkan menjadi orang kedua setelah kepala al-Qaidah Afrika Timur, Fazul Abdullah Muhammad. (stu)