Rekaman dari Mobil Polisi AS Sebelum Tembak Pria Kulit Hitam
Seiring dengan penyelidikan penembakan pria kulit hitam oleh polisi kulit putih di South Carolina yang kembali menggemparkan AS pekan ini, pihak berwenang merilis rekaman yang menunjukkan interaksi antara sang korban dan polisi sebelum penembakan itu terjadi, pada Kamis (9/4).
Rekaman yang diambil dari kamera yang terpasang di dashboard mobil patroli sang polisi, Michael Slager, menunjukkan bahwa Slager menghentikan mobil sang korban, Walter Scott karena lampu rem mobilnya mati.
Slager kemudian mendekati mobil Scott. Keduanya terlihat berbicara. Scott menyatakan kepada petugas bahwa dia tidak memiliki asuransi, dan sedang dalam proses pembelian kendaraan. Slager kemudian kembali ke mobil patroli.
BACA: Terekam Kamera, Pembunuhan Warga Kulit Hitam oleh Polisi AS
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penemuan baru lainnya dari rekaman ini menujukkan bahwa seorang penumpang terlihat berada di dalam mobil Scott.
Polisi tidak merilis identitas penumpang tersebut, namun sumber polisi yang menyatakan kepada CNN bahwa penumpang tersebut kemudian ditahan dan ditempatkan di kursi belakang mobil polisi.
Pengacara keluarga Scott, Chris Stewart mengatakan kepada CNN, pria yang bersama dengan Scott pada hari yang nahas tersebut adalah rekan kerja Scott. Namun, Stewart tidak mengungkapkan namanya.
Sementara, pengacara lain untuk keluarga Scott, Justin Bamberg menilai Scott melarikan diri karena takut terkena masalah. Pasalnya, saat itu Scott tengah terlilit masalah pembayaran tunjangan anak.
Meskipun demikian, Bamberg bersikeras bahwa rekaman yang baru ini tidak mengubah apapun dalam proses hukum.
"Rekaman ini tidak mengubah fakta bahwa petugas polisi menembak hingga menewaskan Scott, dan hal itu sangat tidak adil. Dan ini adalah kunci dari investigasi kriminal dan gugatan perdata yang sedang berjalan," kata Bamberg.
Departemen Kepolisian North Charleston tidak memberikan informasi lebih lanjut namun menyatakan bahwa kasus ini berada di bawah tanggung jawab Divisi Penegakan Hukum Independen Carolina Selatan (SLED).
Slager, 33, menembak mati Walter Scott, 50, pada Sabtu pagi pekan lalu. Insiden ini diketahui dari rekaman yang diambil oleh warga dan telah beredar sebelumnya.
Dalam rekaman tersebut, terlihat keduanya terlibat percekcokan kecil sebelum Scott lari. Di saat itulah Slager mengeluarkan pistolnya dan menembak delapan kali ke bagian tubuh belakang Scott. Pria kulit hitam itu langsung ambruk ke rerumputan.
Laporan polisi menyebutkan, Slager yang bertugas sejak 2009 mengaku Scott hendak merebut pistol kejut miliknya. Namun dalam rekaman tidak terlihat sama sekali kontak fisik keduanya, Scott juga tak terlihat bersenjata.
Pada rekaman tersebut juga terlihat Slager memborgol Scott di tanah. Polisi itu kemudian berlari ke posisi semula, mengambil sesuatu dan meletakkannya di samping tubuh Scott.
Kasus ini tengah juga dicermati oleh FBI dan Kementerian Kehakiman AS yang melancarkan penyelidikan terpisah. (ama/stu)