ISIS Ganti Warna Seragam para Tereksekusi Mati
Denny Armandhanu | CNN Indonesia
Minggu, 10 Mei 2015 13:36 WIB
Baghdad, CNN Indonesia -- Kelompok militan ISIS kembali merilis video eksekusi pada pekan ini, memperlihatkan sekitar 10 orang tahanan yang ditembak mati. Ada perbedaan dalam video kali ini, dibanding rekaman sebelumnya, yaitu pakaian tereksekusi.
Diberitakan Al-Arabiya, Sabtu (9/5), dalam video yang dirilis oleh sayap media ISIS pada Jumat lalu terlihat para korban digiring di sebuah gurun pasir. Satu korban diiringi oleh seorang algojo berpakaian hitam, membawa pistol.
Bersamaan, korban ditembak di belakang kepalanya hingga tewas. Diduga peristiwa ini terjadi di utara Baghdad, namun belum ada konfirmasi dari pihak keamanan dan pemerintah Irak.
Ini bukan kali pertama ISIS melakukan eksekusi massal yang direkam kamera. Namun kali ini, para tereksekusi mengenakan pakaian terusan berwarna biru, bukan oranye seperti sebelumnya.
Menurut pengamat, ISIS memilih warga oranye agar mirip tahanan teroris di penjara Guantanamo. Belum diketahui alasan mengapa ISIS mengganti baju sandera mereka berwarna biru.
Militan ISIS masih terus menebar teror di Irak dan Suriah. Terakhir, ISIS mengaku berada di balik penyerangan di sebuah penjara di Irak, membuat 40 tahanan kabur dan para sipir tewas. (den)
Diberitakan Al-Arabiya, Sabtu (9/5), dalam video yang dirilis oleh sayap media ISIS pada Jumat lalu terlihat para korban digiring di sebuah gurun pasir. Satu korban diiringi oleh seorang algojo berpakaian hitam, membawa pistol.
Ini bukan kali pertama ISIS menampilkan eksekusi mati para sandera. |
Ini bukan kali pertama ISIS melakukan eksekusi massal yang direkam kamera. Namun kali ini, para tereksekusi mengenakan pakaian terusan berwarna biru, bukan oranye seperti sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Militan ISIS masih terus menebar teror di Irak dan Suriah. Terakhir, ISIS mengaku berada di balik penyerangan di sebuah penjara di Irak, membuat 40 tahanan kabur dan para sipir tewas. (den)
Ini bukan kali pertama ISIS menampilkan eksekusi mati para sandera.