Foto

Peringatan 200 Tahun Perang Waterloo

Reuters/Yves Herman, CNN Indonesia | Jumat, 19/06/2015 19:16 WIB

Waterloo, CNN Indonesia -- Perayaan 200 Tahun Perang Waterloo dilakukan untuk mengingatkan kembali peristiwa kekalahan Kaisar Perancis Napoleon Bonaparte dari Duke Wellington.

Peringatan Ulang Tahun ke-200 Perang Waterloo akan dirayakan secara megah di Belgia pada 19-20 Juni 2015, untuk mengingatkan kembali peristiwa kekalahan Kaisar Perancis Napoleon Bonaparte dari Duke Wellington. (Reuters/Yves Herman)
Perang Waterloo terjadi pada Ahad, 18 Juni 1815. Perang ini menyebabkan kekalahan militer Perancis yang dipimpin oleh Kaisar Napoleon Bonaparte dari militer Tujuh Sekutu dibawah kepemimpinan Duke Wellington. (Reuters/Yves Herman)
Baik Napoleon dan Wellington memiliki reputasi militer yang cukup mumpuni. Kedua pria yang sama-sama berusia 46 tahun ini mempertaruhkan harga diri mereka dalam pertempuran di Waterloo. (Reuters/Yves Herman)
Duke Wellington membawa 68 ribu pasukan, terdiri dari 25 ribu pasukan Inggris, 26 ribu pasukan Jerman, 17 ribu pasukan Belanda-Belgia, untuk merangsek masuk ke Waterloo. (Reuters/Yves Herman)
Sementara Napoleon membawa 72 ribu pasukan yang 33 ribu di antaranya ditugaskan oleh Marsekal Grouchy untuk mencari 45 ribu pasukan Prusia pimpinan Bluecher. (Reuters/Yves Herman)
Perang Waterloo berlangsung selama hampir 10 jam, dari pukul 11.00 hingga 20.30 waktu setempat. Perang ini menewaskan setidaknya 48 ribu jiwa, 25 ribu pasukan Perancis, 15 ribu pasukan Wellington, dan 8 ribu pasuka Prusia. (Reuters/Yves Herman)
Kekalahan Napoleon membuat dirinya melarikan diri ke Paris. Ia menentang pengasingan ke Pulau Santo Helena di wilayah Atlantik Selatan. Ia kemudian meninggal dunia pada 1821. (Reuters/Yves Herman)
Sedangkan Wellington, usai pensiun dari dunia militer, menjadi Perdana Menteri Inggris selama dua periode, pertama pada 1828-1830 dan kedua pada 1834. Ia kemudian meninggal dunia pada 1852. (Reuters/Yves Herman)
Perayaan ke-200 Tahun Perang Waterloo melibatkan setidaknya 5 ribu warga. Mereka beraksi mempertunjukkan reka ulang adegan perang di Waterloo selama sepekan. (Reuters/Yves Herman)