Dilaporkan Channel NewsAsia, pesawat terpaksa melakukan "pengalihan pencegahan" ke bandara militer Amerika Serikat di Kepulauan Aleutian.
"Semua penumpang dan awak aman," bunyi pernyataan dari Cathay Pacific dalam sebuah siaran pers terkait penerbangan CX884 yang membawa 276 penumpang dan 18 awak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maskapai telah meluncurkan pesawat bantuan ke Los Angeles, yang berangkat dari Bandara Internasional Hong Kong pada 03.45 pagi waktu setempat, yang akan memberangkatkan penumpang dan awak yang terkena dampak dari pendaratan darurat pesawat CX884," bunyi pernyataan dari Cathay Pacific.
Juru bicara maskapai menyatakan bahwa "penerbangan bantuan" tersebut masih dalam perjalanan ke Anchorage pada Rabu (29/7) pagi waktu setempat.
"Kapten pilot CX884 membuat keputusan yang tepat untuk mengalihkan penerbangan sebagai langkah pencegahan insiden," kata direktur pelayanan Cathay James Ginns.
"Kami akan meluncurkan penyelidikan menyeluruh terkait penyebab adanya asap yang terdeteksi di dalam pesawat," kata Ginns melanjutkan.
Sementara itu, perwakilan dari Boeing menolak berkomentar, mengarahkan pertanyaan untuk ditujukan kepada maskapai. (ama/ama)