Kamera CCTV dipasang di lokasi dekat dengan kuil Hindu Erawan, dan memperlihatkan seorang pria muda—yang diidentifikasi pihak berwenang sebagai tersangka—memakai kaos kuning terang dan celanan pendek. Ia masuk ke kuil lalu duduk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bom itu meledak saat jam sibuk pada hari Senin saat wisatawan berdoa di kuil sementara pekerja kantor berada dalam perjalanan menuju rumah masing-masing.
Ledakan terdengar sesaat sebelum pukul 19.00 waktu setempat, dan otoritas menyebut bahwa serangan serupa belum pernah terjadi di Thailand sebelumnya. Para wartawan yang tiba di lokasi kejadian beberapa saat setelah ledakan dihadapkan pada pemandangan mengerikan; trotoar berlumuran darah, pecahan kaca, serta potongan daging manusia.
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas bom ini, namun pemerintah merujuk pada kelompok tertentu. Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha pada Selasa mengatakan, pelaku diyakini adalah anggota kelompok "anti pemerintah yang berbasis di wilayah timurlaut Thailand". Wilayah ini adalah jantung dari pergerakan Kaos Merah pendukung perdana menteri terguling Thaksin Shinawatra. (stu)