Kebakaran di Perumahan Pekerja Saudi Aramco, 10 Tewas

Amanda Puspita Sari/Reuters | CNN Indonesia
Senin, 31 Agu 2015 12:14 WIB
Kebakaran di kompleks perumahan pekerja perusahan minyak milik negara, Saudi Aramco, di kota Khobar, Arab Saudi pada Ahad (30/8), menewaskan 10 orang.
Ilustrasi kebakaran. (morgueFile/xandert)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kebakaran melanda kompleks perumahan pekerja perusahan minyak milik negara, Saudi Aramco, di kota Khobar, Arab Saudi pada Ahad (30/8), menewaskan 10 orang. 

Dilaporkan Reuters, perusahaan minyak Saudi Aramco tidak mengidentifikasi asal negara para korban yang tewas dalam kebakaran di kompleks perumahan yang berjarak jauh dari area produksi minyak dan gas.

Kantor Pertahanan Sipil Saudi menyatakan tiga orang asal Kanada keturunan Asia, satu warga Pakistan dan seorang wanita asal Nigeria termasuk dalam 10 korban tewas. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataan terbarunya, Pertahanan Sipil Saudi melaporkan kebakaran tersebut menyebabkan 259 orang terluka. Jumlah ini meningkat dari pernyataan sebelumnya yang menyebutkan 219 orang terluka. 

Meski demikian, sebanyak 179 korban luka sudah dapat dipulangkan dari rumah sakit, sementara 80 orang lainnya, yang berasal dari berbagai negara, masih menjalani perawatan di rumah sakit. 

"Pada pukul 05:45 hari ini, kobaran api dilaporkan terdapat di ruang bawah tanah kompleks perumahan Radium di Al Khobar yang disewa oleh Saudi Aramco untuk karyawannya," kata Aramco dalam pernyataan yang dirilis pada Ahad (30/8).

Saksi mata mengatakan api berkobar selama hampir enam jam.

Berdasarkan temuan awal, salah satu kamera menunjukkan bahwa penyebab kebakaran adalah konselting listrik dalam transformator yang berada ruang bawah tanah.

Sebanyak 70 kendaraan yang diparkir ikut terbakar dan asap membumbung tinggi ke lantai atas kompleks perumahan tersebut. 

Menurut situs Aramco, Kompleks Perumahan Radium yang terbakar terdiri dari delapan bangunan berlantai enam dan berisi 486 unit rumah.

Aramco, memiliki lebih dari 61 ribu karyawan. Sebagian besar di antaranya ekspatriat, yang bertempat tinggal dengan unit perumahan dengan fasilitas pintu gerbang pribadi.

Arab Saudi merupakan eksportir minyak terbesar di dunia. Saudi Aramco menghasilkan kira-kira satu dari setiap delapan barel pasokan minyak dunia setiap hari. (ama/ama)
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER