Rencananya, seperti yang diungkapkan Mandeep Singh kepada CNN Indonesia, para aktivis bakal ditanyai seputar gerakan Bersih 4—aksi penolakan terhadap pemerintah oleh puluhan ribu rakyat Malaysia yang digelar sepanjang akhir pekan lalu.
"Kami siap menghadap kepolisian untuk diinvestigasi," kata Mandeep, Selasa (1/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, dua hari terakhir pada pekan lalu puluhan ribu warga Malaysia turun ke jalanan Kuala Lumpur. Mereka menentang pemerintahan yang sedang berlaku saat ini di bawah pimpinan Perdana Menteri Najib Razak.
Di ibu kota demonstrasi berjalan aman, tak ada insiden atau penangkapan terhadap satupun warga. Namun hal itu berlaku lain di luar Kuala Lumpur. Sebanyak 11 orang di Kedah lantaran berbaju Bersih sempat ditangkap, begitu pula di Malaka, 12 orang sempat digiring ke kantor polisi.
Sekitar 20-25 ribu orang turun ke jalanan di Kuala Lumpur dan beberapa kota lain di Malaysia pada Sabtu dan Minggu lalu, menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.
Najib menghadapi menghadapi serangan sejak kisruh 1MDB atau 1Malaysia Development Berhad, lembaga investasi Malaysia, yang terlilit utang. Harian Wall Street Journal pernah melaporkan bahwa dana sebesar US$700 juta dari 1MDB mengalir ke rekening pribadinya pada 2013 selama masa kampanye pemilu di Malaysia. Najib menyangkal tuduhan ini, dan penyelidikan kemudian menetapkan bahwa uang yang mengalir ke rekening Najib berasal dari para donor.
Saat ini berdasarkan Pantauan CNN Indonesia saat ini di Kuala Lumpur, kehidupan warga kembali normal. Aktivitas tak ada yang terganggu lantaran demo besar yang terjadi pada hari sebelumnya. (stu)