Paus Serukan Gereja di Eropa Tampung Keluarga Imigran

Reuters, CNN Indonesia | Senin, 07/09/2015 08:16 WIB
Paus Serukan Gereja di Eropa Tampung Keluarga Imigran Paus Fransiskus menyerukan setiap paroki gereja dan komunitas agama untuk menampung satu keluarga pengungsi dalam gerakan solidaritas, yang akan dimulai dari Vatikan. (Reuters/Tony Gentile)
Vatikan, CNN Indonesia -- Paus Fransiskus menyerukan setiap paroki gereja dan komunitas agama untuk menampung satu keluarga pengungsi dalam gerakan solidaritas, yang akan dimulai dari Vatikan.

"Saya memohon ke paroki-paroki, komunitas agama, biara-biara dan tempat-tempat suci dari seluruh Eropa untuk ... mengambil satu keluarga pengungsi," katanya setelah doa Minggu (6/9) di Vatikan.

Seruan Paus keluar untuk puluhan ribu paroki Katolik di Eropa datang saat benua biru itu mengalami kriris pengungsi yang melarikan diri dari konflik dan kekerasan di negara asal mereka.

Ada lebih dari 25 ribu paroki di Italia saja, dan lebih dari 12 ribu di Jerman, yang menjadi negara tujuan utama pengungsi karena perekonomian yang stabil, demokrasi yang kuat dan sejarah panjang negara itu dalam menerima pencari suaka.

Kerumunan di Lapangan Santo Petrus bertepuk tangan saat Paus mengatakan, "Setiap paroki, setiap komunitas agama, setiap biara, setiap tempat suci di Eropa, ambil satu keluarga.”

Dalam pesan yang terpisah pada Minggu, Paus, yang merupakan cucu imigran Italia di Argentina, membuat kritik yang menyindir pagar yang sedang dibangun Hungaria di perbatasan Uni Eropa.

“Membangun tembok dan hambatan untuk menghentikan orang-orang yang mencari tempat damai adalah kekerasan. Adalah kekerasan untuk mendorong kembali mereka yang melarikan diri dari kondisi tidak manusiawi dengan harapan masa depan yang lebih baik," katanya dalam sebuah surat kepada pertemuan asosiasi Gereja di Albania.

Dua paroki Vatikan masing-masing akan menampung sebuah keluarga pengungsi dalam beberapa hari mendatang, kata Paus. Paus sendiri melakukan perjalanan pertama setelah terpilih pada 2013 dengan mengunjungi Pulau Lampedusa, di antara Sisilia dan Tunisia, yang menampung banyak pengungsi.

Penjaga pantai Italia mengatakan telah mengkoordinasikan penyelamatan 436 migran yang membuat panggilan darurat dari perahu karet mereka pada Sabtu dan Minggu kemarin.

Paus mengatakan menampung keluarga migran adalah "sikap konkret" untuk mempersiapkan Tahun Suci yang akan dimulai pada 8 Desember hingga 26 November tahun depan.

Sementara itu, sekitar 12 ribu imigran tiba di Austria pada Minggu, sekitar 5.000 telah tiba di Munich, Jerman, dan 8.000 lain telah tiba satu hari sebelumnya. Jerman memperkirakan akan menerima sekitar 800 ribu pengungsi di tahun ini saja. (stu)