Dilansir Reuters, hanya lintasan Bajakovo di jalan tol antara Belgrade dan Zagreb, yang masih terbuka pada Jumat. Sementara itu, setelah mencegat kereta berisi imigran di sisi perbatasannya, Slovenia menghentikan seluruh lalu lintas kereta di jalur utama dari Kroasia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pekan depan, Uni Eropa telah menyerukan pertemuan darurat demi mengatasi kekacauan ini.
Menteri Dalam Negeri Kroasia, Ranko Ostojic, mengingatkan Selasa lalu bahwa Kroasia akan menutup perbatasannya engan Serbia bila arus imigran tetap berlanjut pada laju yang sama. Menurutnya, kapasitas Krosia sudah penuh.
Militer diperintahkan oleh Presiden Kroasia untuk siap bergabung dalam usaha menghentikan ribuan orang itu di Balkan Barat.
Kepolisian mengumumkan pada Kamis kemarin, mereka telah melarang perlintasan di tujuh perbatasan. "Langkah ini berlaku sampai ada pemberitahuan selanjutnya," terang Ostojic.
Jalan tol utama Serbia di sebelah utara menuju Hungaria sudah ditutup oleh pasukan polisi di perbatasan.
Hingga kini, belum jelas bagaimana polisi akan menghentikan imigran yang menyeberang lewat perlintasan tak resmi. Kebanyakan dari mereka berasal dari Suriah. Perjalanan mereka mengarungi Eropa pun semakin berat dengan adanya Sungai Danube. (den)