Aliansi bernama Pasukan Demokratis Suriah ini menaungi milisi Kurdi Suriah, YPG, dan kelompok Arab Suriah yang selama ini sudah menggempur ISIS di utara Suriah, seperti Jaysh al-Thuwwar dan Kristen Asiria.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka akan mengakhiri program pelatihan di luar Suriah dan lebih fokus pada penyediaan senjata bagi kelompok-kelompok yang komandannya telah berkoordinasi dengan AS.
Selama ini, YPG merupakan mitra darat paling efektif bagi koalisi serangan udara di bawah komando AS, awalnya dalam mempertahankan Kobani dan daerah sekitarnya dari tangan ISIS. Tahun ini, mereka mengambil alih sebagian besar wilayah di timur laut Suriah dari ISIS.
Kini, di langit Suriah juga beroperasi serangan udara Rusia yang diklaim untuk membela Presiden Bashar al-Assad dan menghancurkan ISIS. Namun, berbagai lembaga kemanusiaan menyebutkan jet Rusia juga menggempur wilayah kelompok oposisi lainnya, termasuk kelompok pemberontak yang dilatih Amerika Serikat, serta menewaskan banyak warga sipil. (stu)