Dengan masih diburunya otak serangan berdarah Paris pada Jumat (13/11) ke seluruh penjuru negeri oleh kepolisian, ditambah kekhawatiran adanya serangan lanjutan, pemerintah Belgia memutuskan untuk mempertahankan status waspada hingga pekan depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktivitas publik dan komersial hampir lumpuh selama sepekan terakhir. Hingga kini, Salah Abdeslam, 26, tersangka kedelapan yang bertanggung jawab atas tragedi Paris, belum berhasil tertangkap. Pemerintah Belgia mengatakan Abdeslam mungkin sedang merencanakan serangan berikutnya.
Sejak peristiwa Paris, lebih dari 20 orang dicokok di Brussels, dan sampai saat ini tersisa lima orang dalam penahanan. Kelimanya didakwa atas tindakan terorisme, termasuk tiga orang yang melarikan Abdeslam dengan mobil usai kejadian.
Seluruh kegiatan olahraga dan konser di Brussels telah dibatalkan, kecuali final tenis Piala Davis antara Belgia dengan Inggris yang rencananya akan digelar di Ghent, sebelah barat Brussels.
Sementara itu di Bruges, walikota Brussels memerintahkan agar pertandingan sepakbola Liga Eropa antara Club Bruges dan Napoli asal Italia pada Kamis mendatang berjalan tanpa adanya penonton, mengingat kepolisian tak punya cukup personel untuk mengamankan lokasi.
Pesta besar tahun baru nanti di pusat pameran di Brussels juga tak luput dari pembatalan.