Wakil Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Ben Rhodes mengatakan kepada wartawan pada Senin (30/11) bahwa Rusia sebelumnya tidak melakukan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melancarkan serangan udara di Suriah pada akhir September, Rusia mengatakan bahwa mereka datang atas permintaan Assad, untuk memerangi kelompok teroris manapun.
Namun pesawat penumpang Rusia Kogalymavia jurusan Sharm el-Shekh menuju St. Petersburg jatuh di Semenanjung Sinai, Mesir, pada 31 Oktober, menewaskan 224 penumpang dan kru.
ISIS mengklaim menjatuhkan pesawat itu dengan menanam bom sehingga pesawat pecah di udara.
Presiden Rusia Vladimir Putin kemudian mengatakan bahwa ia bersumpah akan mencari siapa yang bertanggung jawab atas pengeboman pesawat. (stu)