Seperti dikutip dari CNN, Jumat (1/1), Putin telah menandatangani dokumen strategi baru Rusia yang menekankan kepentingan nasional dan prioritas strategis negara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembangunan potensi militer NATO dan menerapkannya dalam fungsi global adalah pelanggaran norma hukum internasional, meningkatkan aktivitas militer negara blok, aktivitas ekspansi negara aliansi, pendekatan infrastruktur militer ke perbatasan Rusia merupakan ancaman bagi keamanan nasional," ujar dokumen tersebut.
Rusia mengatakan, tindakan mereka di dalam dan luar negeri adalah bentuk reaksi dari langkah Amerika Serikat dan sekutunya di NATO.
Hubungan Rusia dengan NATO meregang setelah Kremlin mencaplok Crimea dari Ukraina pada 2014. Tahun ini, Rusia terlibat ketegangan dengan Turki -anggota NATO- setelah jet tempurnya ditembak jatuh oleh Turki. (den)