Diungkap oleh pejabat kementerian kesehatan pada Senin (25/1), seorang pria asal Oman berusia 71 tahun yang berkunjung ke Bangkok dinyatakan positif mengidap MERS. Anaknya, sopir taksi, staf hotel dan penumpang yang bersamanya dalam pesawat adalah di antara yang dikarantina selama dua minggu.
Delapan orang lain baru diidentifikasi dan akan dikarantina segera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, dalam kasus MERS pertama Thailand, pria yang dinyatakan positif juga berasal dari Oman, berusia 75 tahun. Ia berhasil sembuh.
Terkait penemuan kasus MERS ini, Menteri Pariwisata Thailand mengatakan bahwa wisata Thailand tidak akan terpengaruh.
“Kami kira kami bisa mengendalikan situasi,” ujarnya, “Kami percaya ini tidak akan berdampak pada pariwisata Thailand.”
Pariwisata menyumbang 10 persen dari GDP Thailand. Tahun ini, Thailand menargetkan 32 juta turis asing, naik dari 29,88 juta pada 2015.
MERS pertama kali diidentifikasi pada manusia di Arab Saudi pada 2012 dan sebagian kasus ditemukan di Timur Tengah.
MERS disebabkan oleh virus corona dari keluarga yang sama yang memicu wabah SARS di China pada 2003 silam. (stu)