Juru bicara Operasi Komando Gabungan Irak, Kolonel Mohammed Ibrahim, memaparkan bahwa serangan yang terjadi pada Rabu (27/1) pagi di kota Al-Baghdadi ini melibatkan sejumlah militan bom bunuh diri.
Setahun yang lalu, ISIS menguasai penuh kota Al-Baghdadi, yang terletak di sebelah barat Ramadi. Ketika ISIS menguasai kota itu, para militan hanya berjarak beberapa kilometer dari perumahan personil militer AS. Tentara Irak kemudian berhasil merebut kembali kota itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berasal dari kelompok sempalan al-Qaidah, militan ISIS bertransformasi sebagai kelompok teror yang menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah. Jika ditotal, wilayah yang dikuasai ISIS sama besarnya dengan Connecticut.
Kelompok Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris melaporkan pada Rabu (27/1) bahwa serangan udara Rusia di Suriah menewaskan sedikitnya 471 warga sipil sepanjang bulan ini, termasuk 127 anak-anak dan 56 wanita.
CNN tidak dapat mengkonfirmasi sejumlah kematian yang dilaporkan tersebut secara independen.
Ketika Moskow memulai serangan udara di Suriah pada akhir September ini, para pejabat Rusia menegaskan mereka berkoordinasi dengan Assad untuk menargetkan ISIS dan kelompok militan lainnya. Rusia berulang kali membantah serangan udaranya menargetkan warga sipil atau menyebabkan warga sipil tewas. (stu)