Lembaga bantuan Care Australia mengonfirmasi jumlah korban tewas bertambah dari yang sebelumnya enam orang. Jumlah ini pun dikhawatirkan akan bertambah setelah foto-foto menunjukkan banyak desa yang rata dengan tanah.
“Care Australia bisa mengonfirmasi angka 17 orang tewas,” kata seorang juru bicara lembaga itu setelah pertemuan dengan lembaga bencana nasional di ibu kota Suva.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Winston, topan terkuat yang pernah tercatat di wilayah itu, meratakan rumah-rumah, melumpuhkan infrastruktur dan memaksa warga berlindung di pusat-pusat evakuasi.
Foto yang diambil dari pesawat angkatan udara Selandia Baru menunjukkan kerusakan parah di desa-desa terpencil akibat Winston.
Topan Winston yang membawa angin berkecepatan hingga 325 km per jam menghantam Fiji pada Sabtu malam. (Jay Dayal/Handout via Reuters ) |
“Warga Fiji berupaya mati-matian untuk memperbaiki jalur komunikasi yang putus," katanya. "Mengingat intensitas badai dan gambar yang kita lihat sejauh ini, ada kekhawatiran kuat bahwa korban tewas tak akan berhenti bertambah hari ini dan bahwa ratusan orang akan melihat rumah dan mata pencaharian mereka hancur."
Turis mulai pergi
Para turis asing yang terjebak di Fiji mulai meninggalkan negara kepulauan itu setekah bandara Nadi ditutup selama dua hari.
Maskapai Air New Zealand, Jetstar, Virgin Australia dan Fiji Airways juga diharapkan dapat mulai beroperasi lagi.
Sebelumnya, Reuters melaporkan sebanyak 758 pusat evakuasi dipenuhi oleh orang-orang pada Sabtu, sementara para turis berkumpul di aula atau ruang konferensi hotel.
Sekitar 340 ribu turis mendatangi Fiji setiap tahunnya. (stu)
Topan Winston yang membawa angin berkecepatan hingga 325 km per jam menghantam Fiji pada Sabtu malam. (Jay Dayal/Handout via Reuters )