Diberitakan Reuters, Senin (22/2), penahanan mereka pada tahun 2013 sempat memicu kisruh di kalangan warga minoritas Syiah Saudi. Pasalnya, beberapa di antara mereka adalah tokoh kenamaan Syiah, termasuk beberapa warga Iran dan Afghanistan.
Tuduhan terhadap mereka termasuk pembentukan jaringan mata-mata dengan anggota intelijen Iran, memberikan informasi sensitif militer, berupaya menyabotase kepentingan ekonomi Saudi, merusak persatuan komunitas dan memicu konflik sektarian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara mereka yang ditahan adalah profesor di universitas, dokter anak, bankir dan dua ulama Syiah. Kebanyakan berasal dari al-Ahsa, wilayah tempat setengah dari populasi Syiah di Saudi tinggal.
Pengadilan puluhan warga Syiah kali ini akan memperburuk hubungan antara Saudi dan Iran. Sebelumnya Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran Januari lalu menyusul serangan ke Kedutaan Besar Saudi di Teheran usai eksekusi mati terhadap ulama Syiah.