Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengeluarkan pernyataan yang menyerukan "semua warga negara jangan pergi ke Libanon demi keselamatan mereka, dan meminta warga negara yang tinggal di Libanon atau mengunjungi untuk tidak tinggal kecuali sangat perlu," demikian seperti yang dikutip dari kantor berita SPA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riyadh membuat "satu kajian komprehensif atas hubungannya dengan Republik Libanon", kata sang pejabat pemerintahan, seperti dikutip SPA.
Para pemimpin Hizbullah yang dituduh dan berkedudukaan di Libanon dijatuhi sanksi oleh Arab Saudi.
Kelompok militan penganut Syiah itu bertempur untuk mendukung rezim Suriah dan disokong oleh Iran, rival regional Arab Saudi.
Riyadh memutus hubungan diplomatik dengan Teheran bulan lalu, setelah para pengunjuk rasa menyerbu kedutaan dan konsulatnya menyusul eksekusi seorang ulama Syiah oleh Saudi.
(ard/reuters/antara)