Menurut badan kesehatan Las Vegas, kota itu mengalami peningkatan penderita sifilis hingga 128 persen sejak tahun 2012. Sebanyak 694 kasus tercatat tahun lalu, 615 di antaranya diderita lelaki.
Dalam jurnal tersebut, pejabat kesehatan Las Vegas masih menyelidiki penyebab penyebaran penyakit menular seksual ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adelman mengatakan, saat ini warga Las Vegas dengan mudah mencari pasangan seks dengan aplikasi seperti Tinder dan Grindr, sosial media khusus gay. Mereka bertemu dengan orang asing di aplikasi tersebut dan melakukan hubungan seks.
Selain menular melalui hubungan seksual, penyakit sifilis juga bisa ditularkan ibu hamil kepada janinnya. Gejala penyakit ini ruam pada beberapa bagian tubuh, demam, sakit tenggorokan, kerontokan rambut, sakit kepala, dan penurunan berat badan.
Penyakit ini bisa diobati dengan penisilin di tahap-tahap awal. Namun jika tidak diobati, sifilis bisa menyebabkan kelumpuhan dan kerusakan organ dalam. (den)