Pejabat keamanan Irak kepada CNN mengatakan serangan terjadi di kota Taza pada Sabtu (12/3). Taza adalah kota berpenduduk warga Syiah Turkmen yang terletak sekitar 20 km selatan Kirkuk.
Sementara sumber CBS News mengatakan, serangan ISIS itu menewaskan seorang bocah perempuan berusia tiga tahun dan melukai 600 lainnya. Ratusan orang juga mengungsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan keamanan dan rumah sakit mengatakan serangan di Taza terjadi pada Sabtu pagi. Tiga hari sebelumnya kota itu juga diserang senjata kimia, melukai 100 orang.
Korban tewas adalah Fatima, putri dari Sameer Wais, anggota kelompok militan Syiah yang memerangi ISIS di provinsi Kirkuk. Wais tengah berjaga di garis depan saat insiden itu terjadi. Dia mengaku masih mencium bau bahan kimia saat pulang ke rumah.
Kabar penggunaan senjata kimia oleh ISIS dikonfirmasi oleh Amerika Serikat. Sebelumnya pasukan khusus AS telah menangkap seorang anggota ISIS yang membeberkan soal fasilitas senjata kimia kelompok tersebut.
Sejak itu, serangan jet AS mulai menarget wilayah ISIS yang diyakini memproduksi senjata kimia seperti gas mustard. (den)