Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) yang berbasis di Montreal sedang bekerja membuat standar waktu istirahat untuk pilot helikopter sejalan dengan praktek-praktek yang direkomendasikan untuk awak penerbangan komersil, kata Michelle Millar, spesialis teknis ICAO.
Manajemen kelelahan menjadi prioritas untuk industri penerbangan di tengah kekhawatiran pilot pesawat dan helikopter komerisla dituntut bekerja lebih lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FlyDubai mengatakan keselamatan dan kesejahteraan awak merupakan kepentingan utama menyusul laporan media yang mengkhawatirakan faktor kelelahan pilot maskapai itu. Kecelakaan ini masih diselidiki.
"Ini berarti memberikan mereka [pilot] kesempatan untuk mendapat pemulihan waktu tidur sehingga mereka dapat bekerja dengan optimal," kata Millar.
Pedoman untuk pilot helikopter internasional akan berlaku misalnya untuk industri minyak dan tambang, dan akan dilengkapi pada 2018.
Data ICAO menunjukkan sektor pertambangan membutuhkan lebih dari 350 ribu pilot pada 2026 untuk menerbangkan 25 ribu pesawat tambahan baru. (stu)