Blogger Liberal Bangladesh Kembali Tewas Diparang Militan

Elvina Rosita/Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 07/04/2016 00:07 WIB
Blogger Liberal Bangladesh Kembali Tewas Diparang Militan Ilustrasi (Pexels)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang blogger liberal Bangladesh, Nazimuddin Samad, 28, tewas diserang dengan parang ketika ia dalam perjalanan pulang dari universitasnya di Dhaka.

Insiden pada Kamis (7/4) ini adalah yang terbaru dari rentetan peristiwa serupa yang menimpa blogger sekuler di Bangladesh.

Tahun lalu, tersangka militan menewaskan lima penulis dan penerbit sekuler, termasuk aktivis Bangladesh-Amerika. Kelompok militan Islam, Ansarullah Bangla, mengaku bertanggung jawab atas beberapa serangan.
Petugas polisi Tapan Chandra Shaha mengatakan tiga atau empat orang menyerang Samad dengan parang dan kemudian menembaknya setelah jatuh ke tanah.


Orang-orang mendengar penyerang berteriak "Allahu Akbar" dan melarikan diri, kata Shaha.

Imran H Sarker dari kelompok aktivis daring BOAN mengatakan Samad adalah kritikus terkait ketidakadilan dan militansi.

"Kami melihat dia selalu menyuarakan perlawanan terhadap ketidakadilan dan pendukung besar sekularisme," kata Sarker.

Bangladesh didera gelombang kekerasan yang dilakukan militan selama setahun lebih, termasuk serangkaian bom di masjid dan kuil-kuil Hindu.
Beberapa serangan terbaru diklaim oleh ISIS, termasuk pembunuhan pendeta Hindu, seorang warga negara Jepang, pekerja bantuan Italia dan polisi.

Pemerintah menyangkal bahwa ISIS hadir di negara dengan populasi 160 juta Muslim tersebut.

Ratusan mahasiswa dari Universitas Jagannath di mana Samad belajar memprotes pembunuhan ini dan menuntut pembunuh ditangkap dengan cepat.

Mereka memblokir jalan di dalam dan sekitar universitas dan mengatakan kepada wartawan jika pembunuh blogger sebelumnya sudah dihukun, maka Samad tak akan jadi korban. (stu)