Diberitakan Al-Arabiya, Kamis (21/4), sebelumnya Mesir menuduh Gaza yang dipimpin Hamas telah menjadi tempat perlindungan bagi militan ISIS asal Sinai yang masuk melalui terowongan-terowongan. Hamas membantah tuduhan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengamankan perbatasan, Pejabat keamanan Mesir mengatakan Hamas juga berjanji menghentikan pembangunan terowongan. Sebagai balasannya, Mesir akan membuka pintu perbatasan Rafah yang merupakan gerbang satu-satunya Gaza menuju dunia luar karena diblokade Israel.
Tentara Hamas terlihat ditempatkan di perbatasan sepanjang 13 kilometer. Pasukan Hamas menggunakan truk pick-up juga terlihat berpatroli di jalan-jalan.
Hubungan antara Mesir dan Hamas memburuk setelah militer menggulingkan Presiden Mohammed Mursi.
Mesir telah memerangi militan ISIS dan pada tahun 2014 meluncurkan kampanye pemusnahan terowongan dari Gaza ke wilayah mereka.
Mesir juga menutup perbatasan Rafah. Abu Zuhri berharap, kesepakatan antara Hamas dan Mesir bisa membuahkan dibukanya kembali perbatasan tersebut. (den)