Pasukan yang mayoritas terdiri dari milisi dari Misrata itu maju ke pinggiran Sirte sejak sepekan belakangan untuk merebut Sirte dari tangan ISIS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ISIS masuk ke Libya dengan memanfaatkan kekacauan dan perpecahan politik di negara Afrika utara itu dan merebut Sirte sejak tahun lalu.
Awal pekan ini, pasukan dari kelompok lain Libya juga melancarkan serangan lain ke Sirte, dan berhasil mengambil alih dua kota kecil yang tadinya dikuasai oleh ISIS.
Di Sirte, saksi Reuters mengatakan bahwa seorang ulama senior telah menyerukan warga untuk tetap tinggal di kota dan bertempur.
Sebagian besar dari 80 ribu populasi Sirte diperkirakan sudah melarikan diri, dan pemerintah yang pasukan yang didukung pemerintah mengatakan mereka ingin memberikan kesempatan agar warga yang masih terjebak di dalam kota melarikan diri.
Sebelum kematian 10 orang ini, sebanyak 75 personel pasukan tersebut telah tewas, dan 350 lainnya terluka. (stu)