Ledakan terjadi di Distrik Vezneciler yang merupakan salah satu tujuan wisata di Istanbul, Selasa (7/6) pukul 08.15 waktu setempat atau 12.15 WIB.
Dari 11 korban tewas, empat merupakan warga sipil dan tujuh petugas polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jumlah Korban Bom Istanbul Mencapai 11 Orang |
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.
Seorang warga Indonesia, Fahmi Ardi, ketika dihubungi oleh CNN Indonesia, mengatakan bahwa bom tak terlalu memengaruhi situasi di Istanbul secara umum.
"Saya sedang on the way ke kantor, pas setelah kejadian bom. Petugas mengatakan bahwa kereta tak akan berhenti di stasiun Vezneciler. Saya kira techincal error biasa, tapi setiba di kantor baru tahu bahwa ada ledakan bom," ujar Fahmi yang sudah tinggal dan bekerja di Istanbul selama 1,5 tahun. "Namun kereta masih beroperasi seperti biasa, dan bus juga, biasanya hanya dialihkan tidak melewati rute kejadian."
Saat ini terdapat sekitar 700 orang WNI yang berdomisili di Istanbul, sebagian besar adalah mahasiswa atau WNI yang telah memiliki pekerjaan tetap.
Sementara itu, untuk informasi lebih lanjut terkait situasi WNI di Istanbul, KJRI membuka hotline di nomor: +905319831534.
[Gambas:Video CNN] (stu)