Dalam sebuah pernyataan resminya, Barbarin mengonfirmasi bahwa keempat orang itu bekerja di Lyon, tapi tak memberikan informasi lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Preynat akhirnya baru diselidiki pada Januari lalu atas tuduhan pelecehan seksual terhadap anak laki-laki Katolik pada 1991.
Pengacara Preynat mengatakan bahwa kliennya mengakui perbuatannya. Preynat akhirnya dibebaskan dengan jaminan.
Beberapa korban pelecehan seksual lainnya juga sudah mengajukan protes terhadap Kardinal Barbarin karena tak melaporkan insiden tersebut kepada otoritas.
Namun, Barbarin mengaku tak melakukan kesalahan, tapi mengatakan bahwa ada "kesalahan dalam manajemen dan penugasan beberapa pastor."
Pelecehan seksual di lingkungan Gereja Katolik sendiri mencuat pada 2002, ketika para uskup di wilayah Boston ditemukan berpindah gereja dari satu tempat ke tempat lain untuk menutupi skandal pelecehan terhadap anak yang mereka lakukan.
Kisah ini diungkap dalam film "Spotlight" yang baru saja memenangkan Film Terbaik dalam ajang penghargaan Academy Awards 2016. (ama)