Kedua pria yang teridentifikasi bernama Fatima dan Ibrahim Mohammed Patel ini ditahan bersama dua orang lainnya ditahan di Johannesburg pada Minggu (10/7).
Keempat orang ini akan dikurung di penjara hingga 19 Juli, ketika sidang kasus mereka digelar. Menurut juru bicara unit elite polisi, Hangwani Mulaudzi, mereka akan diadili atas tuduhan beragam, mulai dari konspirasi hingga pelanggaran persenjataan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih mengacu pada surat tuntutan, kedua pria kembar ini ingin pergi ke Suriah. Namun, pejabat keamanan memastikan bahwa tak ada kelompok militan terkenal beroperasi di Afrika Selatan.
Menanggapi penangkapan ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, John Kirby, mengapresiasi tindakan tersebut dan "sangat yakin sistem peradilan di Afrika Selatan dapat mengatasi kasus ini sesuai dengan praktik yang diterima secara internasional." (stu/stu)