Diberitakan Reuters, Selasa (26/7), Kemlu AS dalam pernyataannya mengatakan status imbauan keamanan di Turki telah berubah sejak pemberlakuan darurat sipil di negara itu usai kudeta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erdogan menuding Fethullah Gulen, tokoh agama yang mengasingkan diri di AS, sebagai dalang kudeta tersebut. Pemerintah Turki mendesak AS segera mengekstradisi Gulen untuk diadili.
Senin lalu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut cavusoglu mengatakan hubungan mereka dengan AS bisa memburuk jika pemerintah Barack Obama tidak segera mengekstradisi Gulen.
Sebelumnya Kemlu AS mengimbau agar warga mereka menghindari perjalanan ke bagian selatan Turki yang berbatasan dengan Suriah, menghindari kerumunan, dan meningkatkan kewaspadaan. (den)