“Setidaknya 13 orang—sebagian besar pasukan keamanan—tewas dalam dua ledakan bom,” dan 12 orang lain terluka, kata polisi Abdiqadir Omar.
Polisi mengatakan pengebom bunuh diri pertama meledakkan bom mobil dan yang kedua mencoba meledakkan bom dengan berlari masuk ke pangkalan, namun ia ditembak dan meledak di gerbang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Al-Shabaab yang berafiliasi dengan al-Qaidah menyerang pasukan Uni Afrika atau AMISOM secara reguler, yang memiliki sekitar 22 ribu personel militer dari Uganda, Kenya, Ethipia, dan negara Afrika lain yang bertugas membantu pemerintah dan militer Somalia.
Lihat juga:Pelaku Bom Jerman Berbaiat Setia kepada ISIS |
AMISOM sendiri melalui Twitter menyatakan mengutuk "serangan tak berperikemanusiaan yang bertujuan mengganggu dan merusak kehidupan warga di Somalia." (stu)