Tak Beri Rp2.900, Pasangan Kaum Dalit India Tewas Ditikam
Hanna Azarya Samosir | CNN Indonesia
Sabtu, 30 Jul 2016 01:13 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu pasangan dari kaum Dalit ditikam hingga tewas oleh orang kasta tinggi hanya karena menolak memberikan 15 rupee atau setara Rp2.900 untuk membeli minuman keras.
Seperti dilansir Indian Express, pasangan suami istri Bharat Nat dan Mamta ditikam dengan kapak oleh Ashok Misra di Desa Lakhimpur, Kurra, pada Kamis (28/7) pagi, ketika mereka sedang dalam perjalanan ke lahan transplantasi padi.
Akibat insiden ini, terjadi ketegangan di desa tersebut. Inspektur Kepolisian, Deo Ranjan Verma, dan Hakim Distrik, Gupta, pun langsung meluncur menuju lokasi.
Menurut kepolisian, Ashok yang merupakan pemilik sebuah toko kelontong, kini sudah ditahan.
Sementara itu, jasad pasangan itu sudah dikirim ke rumah sakit untuk pemeriksaan postmortem.
Kaum Dalit merupakan komunitas nomaden yang bersusah payah menyambung hidup dengan menghibur di pinggir-pinggir jalan, seperti menari tali dan sulap.
Namun kini, banyak dari kaum Dalit yang meninggalkan pekerjaan tradisional tersebut dan bekerja sebagai buruh di sawah. (stu)
Seperti dilansir Indian Express, pasangan suami istri Bharat Nat dan Mamta ditikam dengan kapak oleh Ashok Misra di Desa Lakhimpur, Kurra, pada Kamis (28/7) pagi, ketika mereka sedang dalam perjalanan ke lahan transplantasi padi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, jasad pasangan itu sudah dikirim ke rumah sakit untuk pemeriksaan postmortem.
Kaum Dalit merupakan komunitas nomaden yang bersusah payah menyambung hidup dengan menghibur di pinggir-pinggir jalan, seperti menari tali dan sulap.
Namun kini, banyak dari kaum Dalit yang meninggalkan pekerjaan tradisional tersebut dan bekerja sebagai buruh di sawah. (stu)