Pasca Upaya Kudeta, Polisi Turki Gerebek Kantor Dewan Riset

Hanna Azarya Samosir, CNN Indonesia | Kamis, 04/08/2016 04:30 WIB
Pasca Upaya Kudeta, Polisi Turki Gerebek Kantor Dewan Riset Ilustrasi polisi Turki. (Getty Images/Burak Kara)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Turki menggerebek kantor Dewan Riset Ilmu dan Teknologi (Tubitak) pada Rabu (3/8) sebagai salah satu upaya penyelidikan terhadap pengikut ajaran Gulen yang disebut-sebut sebagai otak dari percobaan kudeta bulan lalu.

Stasiun televisi Turki, NTV, melaporkan bahwa banyak orang ditahan dalam penggerebekan di kantor Tubitak yang terletak di Kocaeli tersebut. Namun, NTV tak menjabarkan informasi lebih lanjut.

Merujuk pada keterangan dalam laman resminya, Tubitak mendanai proyek penelitian di berbagai universitas dan sektor privat. Mereka mempekerjakan lebih dari 1.500 peneliti.


Penangkapan ini merupakan bagian dari rangkaian operasi pemerintah sejak upaya kudeta yang menewaskan 230 orang di Turki pada 15 Juli lalu.

Hingga saat ini, lebih dari 60 ribu orang dari pihak militer, kehakiman, layanan sipil, dan edukasi sudah ditangkap.

Seperti diberitakan Reuters, hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa Presiden Recep Tayyip Erdogan memanfaatkan upaya kudeta ini sebagai cara untuk membasmi pihak yang berbeda pendapat dengannya.

Pemerintah Turki mengatakan bahwa upaya kudeta itu direncanakan oleh para pengikut Fethullah Gulen, tokoh agama yang pengajarannya memadukan agama dengan ilmu pengetahuan alam.

Gulen yang kini tinggal di Pennsylvania, AS, membantah tuduhan ini, dan balik menuduh kudeta itu mungkin didalangi oleh pemerintah Turki sendiri. (stu/stu)