Perburuan ilegal menyasar cula badak yang diyakini berkhasiat dalam praktik pengobatan tradisional yang marak di Asia. Melonjaknya permintaan akan cula badak menyebabkan binatang ini diburu dan dibunuh untuk diambil culanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, sekitar 600 badak lainnya yang berada di tempat penangkaran swasta juga diperkirakan akan menjalani proses pemotongan cula. Opsi lainnya, kata Marabini, adalah memperketat sistem keamanan penangkaran.
"Kami ingin mengirim pesan kepada pemburu bahwa mereka tidak akan berhasil memburu jika mereka datang ke Zimbabwe. Kebijakan taman nasional adalah untuk memotong cula semua badak," kata Marabini.
Ia juga mengungkapkan bahwa biaya pemotongan cula semua badak di Zimbabwe dapat mencapai US$1.200, atau sekitar Rp15,9 juta.
Membeli dan menjual cula badak internasional merupakan praktik perburua yang dilarang sejak 1977. Di Zimbabwe, membunuh badak dapat divonis hukuman sembilan tahun penjara.
Januari lalu, World Wildlife Fund melaporkan bahwa 50 badak tewas di Zimbabwe sepanjang 2015. Jumlah ini merupakan peningkatan dua kali lipat dari jumlah badak yang tewas pada tahun sebelumnya. (ama)