Berkat Maling, Polisi New York Temukan Bom Panci Presto

Denny Armandhanu/AFP, CNN Indonesia | Selasa, 20/09/2016 14:25 WIB
Berkat Maling, Polisi New York Temukan Bom Panci Presto Dua orang pencuri tidak sengaja membantu polisi menemukan bom panci presto di kota New York tidak jauh dari lokasi ledakan yang melukai 29 orang. (AFP Photo/Bryan R. Smith)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua orang pencuri tidak sengaja membantu polisi menemukan bom panci presto di kota New York. Tindakan mereka diketahui setelah penyelidikan rekaman kamera pengawas pada Senin (19/9).

Seperti dikutip AFP, bom panci presto ditemukan di 27th Street di wilayah Chelsea, New York, sekitar empat blok dari lokasi ledakan bom sebelumnya yang melukai 29 orang.

Menurut kepala detektif kepolisian New York, Robert Boyce, kedua orang ini terekam kamera mengambil tas berisikan bom di pinggir jalan.

"Kami punya rekaman video kedua orang itu mengambil tas, mengeluarkan bom itu, dan berlalu dengan tas tersebut," ujar Boyce dalam konferensi pers.

"Mereka terlihat seperti dua orang pria yang hanya sedang berjalan di Seventh Avenue saat itu. Setelah mengambil tas itu, mereka terlihat bingung mengapa mengambil benda itu dari jalan," lanjut Boyce.

Kepolisian saat ini masih mencoba melacak kedua pria itu untuk ditanyai sebagai saksi.

Boyce mengatakan, "saat ini sulit mengatakan" apakah kedua pencuri tersebut tidak sengaja menarik kabel bom tersebut, sehingga membuatnya tidak berfungsi.

Polisi kepada AFP mengatakan bahwa bom dari panci presto itu dijinakkan oleh aparat dan dikirimkan kepada FBI untuk dianalisa.

Di New Jersey, dua orang tunawisma menemukan tas punggung berisikan lima bom pipa di wilayah Elizabeth, kampung halaman tersangka pengeboman New York Ahmad Khan Rahami.

Kedua tunawisma itu mengambil tas tersebut dari tong sampah, berharap berisi sesuatu yang berharga. Walikota Elizabeth Chris Bollwage mengatakan para tunawisma kaget saat melihat benda aneh di dalamnya dan langsung menghubungi polisi.

Petugas tidak sengaja meledakkan sebuah bom pipa di dalamnya, beruntung tidak ada yang terluka dalam peristiwa itu.

Polisi meringkus Rahami di New Jersey pada Senin setelah melumpuhkannya dengan tembakan di kaki. Pria naturalisasi AS dari Afghanistan ini ditangkap atas pengeboman dan percobaan pembunuhan. (stu)