"Besok, Presiden akan bertemu dengan saya dan saya akan memberikan surat pengunduran diri saya. Saya bertanggung jawab penuh atas kekalahan ini dan saya mengaku kalah, bukan kalian," ujar Renzi dalam konferensi pers di Roma, seperti dikutip CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gagasan referendum ini diajukan oleh Renzi untuk mengubah konstitusi dengan harapan dapat menggenjot kembali perekonomian Italia yang mengalami perlambatan.
Para pendukung referendum ini mengatakan, tujuan dari gagasan ini adalah untuk menyederhanakan sistem dalam pemerintahan Italia dengan memangkas jumlah anggota Majelis Tinggi Parlemen dari 315 menjadi 100.
Namun, para pengkritik referendum ini beranggapan bahwa pemangkasan tersebut dapat meniadakan pemeriksaan penting yang seharusnya dilakukan oleh majelis rendah.
Lebih jauh, hasil referendum ini dianggap akan menunjukkan gambaran pemilihan umum berikutnya. Dengan pengunduran diri dari PM dari Partai Republik ini, muncul spekulasi kemungkinan kemenangan partai anti-kemapanan, Gerakan Bintang Lima, dalam pemilu selanjutnya.
Hasil ini lantas kembali memantik ketakutan bertumbuhnya gelombang populisme di sekitar Eropa. (has)