Satu-satunya perempuan yang pernah terpilih sebagai Menteri Kepala negara bagian Tamil Nadu ini mengalami serangan jantung pada Minggu waktu setempat, 4 Desember lalu.
Menjelang tengah malam keesokan harinya, Rumah Sakit Apollo di Chennai menyatakan "telah mencoba semua cara untuk menyelamatkan Jayalalithaa." Upaya itu gagal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski kabar duka itu terdengar pada dini hari, Presiden Pranab Mukherhjee langsung menyampaikan rasa belasungkawanya melalui Twitter.
"Kontribusinya pada perkembangan dan pengembangan Tamil Nadu akan terus kami ingat," katanya, dikutip dari CNN.
Selain itu, Perdana Menteri Narendra Modi juga menyampaikan penghormatan terakhir untuk Jayalalithaa.
"Kepeduliannya terhadap orang miskin, perempuan dan kaum terpinggirkan akan terus menjadi sumber inspirasi kita semua," kicau Modi.
Sebagai penghormatan, Negara Bagian Tamil Nadu menetapkan hari berkabung selama tujuh hari. Sementara itu, sejumlah sekolah dan kampus juga diliburkan selama tiga hari. (aal/ama)