Hal itu disampaikan The Syrian Observatory for Human Rights, organisasi yang berbasis di Inggris dan memantau perang. Organisasi itu menyatakan evakuasi di desa itu ditunda, dan hal itu memungkinkan evakuasi di Alepoo Timur pun tertunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media pemerintah menuding hal itu dilakukan oleh ‘teroris bersenjata’, kelompok yang memerangi Presiden Bashar al-Assad. Televisi Mayadeen menyalahkan kelompok pemberontak dikenal dengan nama the Nusra Front.
Namun, kelompok pemberontak justru menuding bahwa sebagian massa yang marah dan mata-mata, adalah pihak yang bertanggung jawab.
Pengambilan Suara
Sementara itu, Dewan PBB akan mengambil suara pada Senin setelah draf resolusi untuk pemantauan proses evakuasi di Aleppo, Suriah dirampungkan.
Hal itu disampaikan oleh Samantha Power, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB kepada wartawan. Power mengikuti proses negosiasi yang berlangsung lebih dari 3 jam tersebut.
“Kami mengharapkan akan mengambil suara bulat untuk teks tersebut,” kata Power.
(asa)