Melansir AFP, kepolisian Irak menuturkan, bom memorak-porandakan sejumlah di daerah Al-Sinek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan di pengujung 2016 tersebut.
Namun, terhadap beberapa teror yang terjadi di negara tersebut selama ini, ISIS mengklaim bertanggung jawab. Baghdad telah bersiaga tinggi sejak operasi perebutan Mosul dari ISIS berlangsung pada Oktober lalu. Menurut CNN, taktik teror bom ini kerap digunakan ISIS untuk mempertahankan diri dari gempuran pasukan Irak.