"Pernyataan duta besar itu sangat tidak beralasan. Secara diplomatik itu sangat kasar, tapi sikap Malaysia akan tetap teguh," ujar Najib sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (21/2).
Protes ini diutarakan atas pernyataan Kang Chol yang menuding Malaysia bersekongkol dengan pihak asing dalam penyelidikan dugaan pembunuhan Jong-nam ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anifah menilai tudingan itu berdasar pada delusi dan kebohongan. Dia mengatakan, penyelidikan polisi dilakukan tanpa memihak siapapun. Investigasi juga dijalankan sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku di Malaysia.
Penyelidikan kasus Jong-nam ini memang menjadi perkara tersendiri bagi Kuala Lumpur dan Malaysia. Sejak awal, Korut tidak ingin penyelidikan dan proses autopsi pria berusia 46 tahun itu dilakukan di Malaysia.
Saudara pemimpin tertinggi Korut itu diduga tewas diracun di bandara Kuala Lumpur, pekan lalu. Dua orang perempuan--yang salah satunya warga Indonesia--telah ditangkap terkait kematian Jong-nam. Dua orang lainnya, seorang warga Malaysia dan Korea Utara, turut diamankan.
Sementara itu, empat orang warga Korut lainnya sudah terlebih dulu melarikan diri ke luar negeri. Hal ini meyakinkan Korsel bahwa pemerintah Kim Jong Un sendiri yang menjadi otak pembunuhan tersebut.
Selama ini, Kim Jong Nam hidup terasing di luar negeri karena dinilai sebagai ancaman untuk pemerintah di negaranya. Dia tinggal di Macau bersama keluarganya. (has)