Sejumlah laporan secara rutin menyebut China mengirim pasukan ke perbatasan seiring dengan ketegangan yang memuncak di semenanjung Korea. Namun, Beijing selalu menampik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soal laporan soal Tentara Pembebasan Rakyat menambah pasukan di perbatasan China-Korea Utara, laporan-laporan itu benar-benar tak berdasar dan dibuat-buat," kata juru bicara kementerian pertahanan, Ren Guoqiang, dikutip Reuters, Jumat (24/2).
Dia tidak menjelaskan lebih lanjut.
Jong-nam kerap berbicara terbuka soal penentangannya akan kepemimpinan dinasti Kim di Korea Utara. Dia tinggal di bawah perlindungan China di Macau.
Beijing adalah satu-satunya negara sekutu Korea Utara saat ini, tapi langkah Pyongyang menguji coba peluru kendali dan nuklir membuatnya marah.
(aal)