Kapal Kargo Korsel Hilang di Atlantik, Diduga Tenggelam

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Senin, 03/04/2017 12:00 WIB
Kapal Kargo Korsel Hilang di Atlantik, Diduga Tenggelam Ilustrasi kapal kargo. (Foto: REUTERS/Tote Maritime)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah kapal kargo pembawa bijih berkapasitas besar asal Korea Selatan, Stellar Daisy, hilang bersama 24 awaknya setelah melakukan kontak terakhir di Samudera Atlantik Selatan, sekitar 2.500 kilometer dari lepas pantai pada akhir pekan lalu.

Kantor berita Yonhap melaporkan, dua awak kapal yang berasal dari Filipina berhasil ditemukan terapung di lautan menggunakan sekoci pada Sabtu (1/4). Sementara itu, sejumlah sekoci lain ditemukan tanpa penumpang.

"Operasi pencarian terus dilakukan untuk menemukan 22 orang yang hilang," ungkap seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korsel pada Minggu (2/4).


Sumber tersebut mengatakan, dari 22 orang yang hilang, 14 di antaranya berasal dari Filipina dan delapan sisanya berasal dari Korsel.

Diberitakan Reuters, Seoul dikabarkan telah meminta Brasil dan Uruguay untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan kapal. Stellar Daisy merupakan kapal yang dioperasikan oleh jasa pengiriman South Korea's Polaris Shipping berbasis di Busan.

Kapal pembawa bijih besi tersebut dilaporkan tengah berlayar dari Brasil menuju China saat mengirim sinyal bahaya kepada operator kapal pada Jumat (31/3).

Pesan terakhir yang diterima operator berisi laporan sejumlah awak kapal yang mengatakan bahwa kapal mereka bocor sehingga luapan air laut mengisi bagian kiri kapal mereka dan membuat kapal miring dengan cepat.